By mety6111 - 26 March 2026 | 22:19 WIB | 14 Views
Jakarta – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto secara mendadak di tengah permukiman padat penduduk di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/03/2026), menjadi momen tak terduga yang meninggalkan kesan mendalam bagi warga setempat.
Di tengah aktivitas warga yang berjalan seperti biasa, suasana tiba-tiba berubah saat Presiden Prabowo turun dari kendaraan dan menyapa masyarakat secara langsung. Kehadiran Kepala Negara tersebut sontak memunculkan rasa haru dan antusiasme dari warga yang berbondong-bondong menghampiri untuk sekadar melihat dari dekat, berjabat tangan, hingga menyampaikan harapan secara langsung.
Salah satu warga, Nur Hanifah, mengaku terharu dapat bertemu langsung dengan Presiden. Ia bahkan meninggalkan aktivitas memasaknya demi menyambut kedatangan Presiden.
“Tadi lagi masak di dapur, jadi buru-buru keluar, ada Bapak Presiden. Wah bapak saya, bapak ganteng, pas keluar cium tangan,” ujarnya penuh antusias.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Hanifah berharap program bantuan pemerintah dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Harapan serupa juga disampaikan Yana yang menginginkan agar program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap berjalan guna mendukung kebutuhan anak-anak sekolah.
“MBG, pokoknya biar anak sekolah itu bisa gini lagi lah, karena mayoritas warga di sini berada pada kondisi ekonomi terbatas. Biar berlanjut terus, terutama untuk anak-anak sekolah,” kata Yana.
Cerita haru lainnya datang dari Wawan, seorang pengamen badut, yang mengaku hampir meneteskan air mata saat melihat langsung kehadiran Presiden di lingkungan tempat tinggalnya.
“Terharu, hampir mau nangis. Baru pertama kali ada Presiden datang ke sini, rasanya senang sekali,” ungkap Wawan.
Sementara itu, Cono, seorang pemulung yang tinggal di kawasan tersebut, mengaku sempat berbincang langsung dengan Presiden mengenai kondisi tempat tinggal yang terbatas. Dalam percakapan tersebut, Presiden menawarkan rencana pembangunan hunian vertikal sebagai solusi bagi warga.
“Kata Pak Prabowo, mau tidak dibikinin rumah susun? Saya bilang mau Pak, karena memang tempat tinggal kami terbatas,” tutur Cono.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Kelurahan Kramat tidak sekadar menjadi agenda peninjauan, namun juga mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui dialog langsung, Presiden mendengar aspirasi warga sekaligus memastikan kebijakan pemerintah dapat menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Di gang sempit yang biasanya luput dari perhatian, sore itu berubah menjadi ruang penuh harapan. Kehadiran Presiden menghadirkan pesan bahwa negara hadir untuk melihat, mendengar, dan memberikan solusi bagi masyarakat.
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap perkembangan pesat…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…