By mety6111 - 30 May 2026 | 07:22 WIB | 24 Views
PARIS — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Istana Élysée, Paris, Prancis, Kamis (28/05/2026), dalam rangka kunjungan kenegaraan. Kedatangan Kepala Negara menandai dimulainya rangkaian agenda resmi bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron.
Perjalanan Presiden Prabowo dari Les Invalides menuju Istana Élysée mendapat pengawalan kehormatan dari 27 personel motoris dan 146 pasukan berkuda Prancis. Pengawalan tersebut merupakan bentuk penghormatan kenegaraan bagi tamu kepala negara sahabat sekaligus mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis.
Setibanya di halaman Istana Élysée, Presiden Prabowo disambut pasukan jajar kehormatan dengan iringan musik militer. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari protokol kenegaraan yang berlangsung khidmat dan penuh penghormatan.
Presiden Prabowo kemudian disambut langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Ibu Brigitte Macron di area utama istana. Kedua kepala negara melaksanakan sesi foto bersama sebelum memasuki agenda resmi pertemuan bilateral.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo dan Presiden Macron dijadwalkan menggelar pernyataan pers bersama, pertemuan bilateral antar delegasi, serta pertemuan empat mata untuk membahas berbagai isu strategis antara kedua negara.
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sejumlah isu penting menjadi fokus pembahasan, termasuk kerja sama pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, serta implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
“Hari ini kita akan membahas beberapa isu penting, seperti kerja sama pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, dan pelaksanaan IEU-CEPA,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi delegasi Indonesia yang terdiri dari Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan hubungan strategis Indonesia–Prancis di berbagai bidang, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam diplomasi global.
Prospektus Stablecoin bagi Masa Depan Mata Uang Digital Oleh :…
Mungkinkah Gempa Doublet Venezuela Merembet ke Indonesia? Oleh : Dede…
Pandangan Richard Wolff terkait Hak Rakyat dalam Pemilu Liberal Oleh…
Jika Sedang di Ujung Lelah, ISTIRAHAT-LAH Oleh : Dede Farhan…
Penemuan Planet Bumi Baru Berdasarkan Teleskop Antariksa James Webb Oleh…
Keadilan Sosial dan Sisa Keserakahan Kaum Modal Oleh : Dede…