By mety6111 - 29 April 2026 | 05:31 WIB | 27 Views
BANYUMAS — Peninjauan Presiden Prabowo Subianto ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Selasa (28/4/2026), mengandung pesan strategis yang melampaui isu lingkungan semata.
Di tengah tekanan global terhadap krisis iklim dan ketergantungan sumber daya, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian nasional. Model TPST BLE menunjukkan bagaimana limbah domestik dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti bahan bakar alternatif (RDF), pupuk organik, hingga material konstruksi berbasis plastik.
Presiden Prabowo Subianto menilai sistem ini efektif karena menggunakan teknologi yang adaptif dan berbasis komponen lokal, menjadikannya relevan untuk direplikasi secara luas.
Pendekatan ini sekaligus menggeser paradigma pembangunan: dari eksploitasi sumber daya primer menuju optimalisasi sumber daya sekunder. Dalam konteks ini, sampah bukan lagi residu, melainkan aset strategis dalam arsitektur ekonomi hijau nasional.
Jakarta – Mencermati kondisi sosial-politik yang mulai sedikit memanas, Profesional…
KUBU RAYA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung…
Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman…
Hal Krusial dalam Keselamatan Pelayaran di Laut Indonesia Oleh :…
Strategi Pengamanan dan Perlindungan SDA Laut Indonesia Oleh : Dede…
Pentingnya Menjaga Ketertiban dalam Pemanfaatan Ruang Laut Oleh : Dede…