By mety6111 - 08 February 2026 | 03:26 WIB | 17 Views
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Munajat Kebangsaan dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kehadiran Presiden menjadi penegasan pentingnya sinergi antara negara dan ulama dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat fondasi moral kebangsaan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran pengurus MUI pusat, tokoh agama, serta sejumlah pejabat negara. Munajat bersama menjadi simbol komitmen spiritual dan kebangsaan dalam menghadapi tantangan global maupun dinamika nasional yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya peran ulama sebagai penjaga moral publik dan perekat persatuan bangsa. Ia menyampaikan bahwa stabilitas nasional tidak hanya dibangun melalui kebijakan ekonomi dan pertahanan, tetapi juga melalui kekuatan nilai, etika, dan kepercayaan masyarakat.
“Ulama memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial dan membimbing umat agar tetap berada dalam koridor kebangsaan,” ujar Presiden.
Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 dinilai sebagai momentum konsolidasi peran ulama dalam mendukung pembangunan nasional. MUI diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah, sekaligus menjaga independensi moral dalam membimbing umat.
Secara metapolitik, pertemuan ini mencerminkan penguatan relasi negara dan otoritas keagamaan sebagai pilar stabilitas bangsa. Sinergi tersebut menjadi penting dalam menghadapi tantangan disrupsi informasi, polarisasi sosial, serta dinamika geopolitik global.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan komitmen menjaga Indonesia tetap rukun, damai, dan berdaulat.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…