By mety6111 - 29 April 2026 | 05:38 WIB | 22 Views
BANYUMAS — Penegasan Presiden Prabowo Subianto bahwa penanganan sampah menjadi prioritas nasional menandai pergeseran penting dalam arah kebijakan pembangunan Indonesia.
Dalam kunjungannya ke TPST BLE Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026), Presiden tidak hanya berbicara soal kebersihan lingkungan, tetapi juga tentang restrukturisasi ekonomi berbasis sumber daya sekunder. Model pengelolaan sampah yang terintegrasi dinilai mampu mengubah beban ekologis menjadi aset ekonomi.
Dengan target pengendalian sampah nasional dalam 2–3 tahun, pemerintah pusat bersiap mengintervensi melalui dukungan anggaran dan replikasi model di berbagai daerah. Data yang disampaikan menunjukkan bahwa sedikitnya 13 kabupaten di Jawa Tengah telah mulai mengadopsi pendekatan serupa.
Langkah ini mengindikasikan bahwa isu sampah kini telah masuk dalam kerangka besar ekonomi hijau, di mana negara berperan aktif dalam mendorong transformasi dari sistem linear menuju sirkular.
Prospektus Stablecoin bagi Masa Depan Mata Uang Digital Oleh :…
Mungkinkah Gempa Doublet Venezuela Merembet ke Indonesia? Oleh : Dede…
Pandangan Richard Wolff terkait Hak Rakyat dalam Pemilu Liberal Oleh…
Jika Sedang di Ujung Lelah, ISTIRAHAT-LAH Oleh : Dede Farhan…
Penemuan Planet Bumi Baru Berdasarkan Teleskop Antariksa James Webb Oleh…
Keadilan Sosial dan Sisa Keserakahan Kaum Modal Oleh : Dede…