By mety6111 - 11 March 2026 | 10:21 WIB | 14 Views
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah Haji tahun ini, terutama di tengah dinamika konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menurut Dahnil, Presiden memberikan arahan agar seluruh persiapan penyelenggaraan haji difokuskan pada aspek keselamatan jemaah.
“Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jemaah haji. Ini yang paling penting. Karena itu pemerintah menyiapkan berbagai skenario untuk menjamin keamanan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji,” jelasnya.
Pemerintah, lanjut Dahnil, terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah sebagai bagian dari pertimbangan dalam menentukan langkah-langkah penyelenggaraan haji tahun ini.
Apabila situasi tetap kondusif dan tidak terjadi eskalasi konflik yang membahayakan, keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia direncanakan dimulai pada 22 April 2026.
“Apabila tidak ada perubahan skenario atau eskalasi konflik menurun dan hal itu menjamin keselamatan warga negara Indonesia yang berangkat haji, maka pada tanggal 22 April akan menjadi keberangkatan kloter pertama. Namun arahan Presiden jelas, semua kondisi dan semua skenario harus disiapkan,” ujarnya.
Selain memantau situasi keamanan, pemerintah juga melakukan koordinasi intensif lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan seluruh aspek penyelenggaraan haji berjalan aman dan lancar.
Pemerintah juga membuka kemungkinan untuk melakukan penyesuaian kebijakan, termasuk opsi penundaan keberangkatan apabila kondisi keamanan dinilai dapat membahayakan keselamatan jemaah.
“Misalnya jika situasi membahayakan keselamatan, maka skenario penundaan bisa saja muncul. Apabila keselamatan warga negara kita terancam, kami akan membicarakannya dengan DPR dan menyesuaikan dengan arahan Presiden,” kata Dahnil.
Melalui berbagai skenario yang disiapkan tersebut, pemerintah memastikan bahwa keselamatan dan perlindungan jemaah haji Indonesia tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.
Daftar Media Luar Negeri yang Bisa Menerima Asosiate Journalist Indonesia…
Pentingnya Berafiliasi sebagai Kontributor Berita di Media Luar Negeri Oleh…
Mencari Sumber Pendapatan Jurnalis Media Online di Tengah Gelombang Disrupsi…
Desain Manajemen Transportasi Cerdas, Aman, dan Ramah Lingkungan Oleh :…
Desain Infrastruktur Ramah Lingkungan dan Berwawasan Masa Depan Oleh :…
Strategi Peningkatan Daya Saing pada Industri Konstruksi Oleh : Dede…