By mety6111 - 01 April 2026 | 20:26 WIB | 7 Views
Seoul — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambutan upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), saat bertemu Presiden Republik Korea Lee Jae Myung pada Rabu, 1 April 2026. Upacara berlangsung khidmat, menandai semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara.
Setibanya di kompleks Blue House, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Lee Jae Myung di depan gedung utama. Prosesi dimulai dengan pengawalan pasukan berkostum tradisional Korea yang memandu rombongan memasuki area istana, menghadirkan suasana penuh kehormatan khas kenegaraan.
Upacara penyambutan dilanjutkan dengan penghormatan resmi di mimbar kehormatan, pemutaran lagu kebangsaan Indonesia dan Republik Korea, serta inspeksi pasukan. Kedua pemimpin juga memperkenalkan delegasi resmi masing-masing negara dalam prosesi yang berlangsung tertib dan penuh penghargaan.
Usai upacara, Presiden Prabowo menandatangani buku tamu kenegaraan sebelum melakukan sesi foto resmi bersama Presiden Lee. Pertemuan tête-à-tête kemudian digelar dalam suasana hangat dan produktif, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral yang melibatkan pejabat tinggi kedua negara.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Dubes RI untuk Korea Cecep Herawan.
Sementara Presiden Lee hadir bersama jajaran pejabat tinggi Republik Korea, termasuk Wakil PM/Menteri Keuangan dan Ekonomi Koo Yun-cheol, Wakil PM/Menteri Sains dan TIK Bae Kyung-hoon, Menteri Luar Negeri Cho Hyun, Menteri Perdagangan dan Industri Kim Jungkwan, hingga Direktur Keamanan Nasional Wi Sung-lac.
Presiden Lee menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo, menyebut momentum tersebut sebagai langkah penting dalam peningkatan hubungan bilateral.
“Pada kunjungan kenegaraan ini, kita akan mencatat hasil bersejarah dengan meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus. Korea hanya memiliki satu hubungan seperti ini dengan negara mana pun di dunia,” ujar Presiden Lee.
Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas sambutan hangat pemerintah Korea.
“Ini adalah kehormatan besar yang saya rasakan hari ini. Sebagai mantan tentara, saya sangat terhormat menerima upacara yang begitu indah,” ujarnya.
Kunjungan ini menghasilkan pertukaran sepuluh nota kesepahaman sebagai langkah konkret memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor. Rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan sebagai bentuk penghormatan untuk delegasi Indonesia.
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Silaturahmi bukan sekadar tradisi sosial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Demokrasi kapitalis kerap dipromosikan sebagai…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ruang fikir adalah anugerah paling…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Dalam dinamika kekuasaan, loyalitas politik…
Jakarta — Instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto agar pasukan…