By mety6111 - 20 May 2026 | 11:23 WIB | 18 Views
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan menjadikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027 sebagai instrumen strategis untuk menjaga ketahanan nasional di tengah tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 dalam agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/05/2026).
Dalam pidatonya, Presiden menilai kondisi global saat ini menuntut pemerintah mengambil langkah ekonomi yang kuat, realistis, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Menurut Prabowo, APBN tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen administrasi keuangan negara, melainkan sebagai alat perjuangan bangsa untuk menjaga stabilitas dan memperkuat kemandirian nasional.
“APBN adalah alat perjuangan kita untuk melindungi rakyat dan memperkuat ekonomi bangsa di tengah tantangan global yang semakin berat,” kata Presiden di hadapan sidang paripurna DPR RI.
Presiden juga menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan nasional melalui kebijakan fiskal yang sehat dan terukur. Pemerintah, kata dia, akan memprioritaskan sektor strategis seperti ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi rakyat.
Di sisi lain, Presiden menyinggung ketidakpastian geopolitik dunia yang dinilai berpengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah disebut harus mampu menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan program-program prioritas tetap berjalan.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani dan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, serta pimpinan partai politik nasional.
Prospektus Stablecoin bagi Masa Depan Mata Uang Digital Oleh :…
Mungkinkah Gempa Doublet Venezuela Merembet ke Indonesia? Oleh : Dede…
Pandangan Richard Wolff terkait Hak Rakyat dalam Pemilu Liberal Oleh…
Jika Sedang di Ujung Lelah, ISTIRAHAT-LAH Oleh : Dede Farhan…
Penemuan Planet Bumi Baru Berdasarkan Teleskop Antariksa James Webb Oleh…
Keadilan Sosial dan Sisa Keserakahan Kaum Modal Oleh : Dede…