By mety6111 - 22 March 2026 | 12:57 WIB | 8 Views
Kehadiran para pejabat negara dan tokoh bangsa turut mewarnai gelar griya Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/03/2026). Acara ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga menegaskan kebersamaan para pemimpin dalam suasana Lebaran.
Sejumlah tokoh tampak hadir, mulai dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Presiden ke-7 Joko Widodo. Kehadiran mereka mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang terjaga dalam bingkai persaudaraan.
Selain itu, para ketua lembaga negara dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih juga terlihat hadir dan berbaur dalam suasana hangat di Istana Merdeka. Mereka datang untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo serta merayakan Idulfitri bersama.
Presiden Prabowo, didampingi putranya Didit Hediprasetyo, menyambut para tamu negara dengan penuh keakraban. Jabat tangan dan percakapan ringan di antara para tokoh menambah hangat suasana Lebaran di Istana.
Menariknya, kehadiran pejabat negara pada gelar griya ini tidak bersifat wajib. Presiden Prabowo telah menekankan bahwa acara tersebut tidak mengharuskan pejabat untuk datang. Hal ini membuat kehadiran para tokoh benar-benar didasari oleh niat pribadi untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan kebangsaan.
Gelar griya Idulfitri tahun ini menjadi ruang temu yang sarat makna—mempererat persaudaraan nasional, merawat harmoni antarpemimpin, dan meneguhkan pesan bahwa persatuan tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan bangsa ke depan.
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Silaturahmi bukan sekadar tradisi sosial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Demokrasi kapitalis kerap dipromosikan sebagai…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ruang fikir adalah anugerah paling…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Dalam dinamika kekuasaan, loyalitas politik…
Jakarta — Instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto agar pasukan…