By mety6111 - 24 January 2026 | 04:16 WIB | 40 Views
Davos, Swiss — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menandatangani Board of Peace Charter pada Kamis (22/1/2026) di Davos, Swiss. Penandatanganan tersebut menandai mulai beroperasinya Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional yang dibentuk untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.
Partisipasi Presiden Prabowo menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendorong penyelesaian damai konflik internasional serta menjaga ketertiban dunia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.
Board of Peace diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict atau 20-Point Roadmap. Badan ini telah mendapatkan dukungan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 (2025), termasuk pembentukan pemerintahan Gaza yang bersifat teknokratis dan non-politis melalui National Committee for the Administration of Gaza (NCAG).
Dalam pelaksanaannya, BoP memiliki mandat mengawasi gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi Gaza. BoP juga bertugas memastikan pemulihan tata kelola sipil dan transisi menuju perdamaian yang berkelanjutan.
Bagi Indonesia, keterlibatan dalam BoP dinilai strategis untuk memastikan proses transisi di Gaza tetap mengacu pada solusi dua negara (two-state solution) serta menjunjung hak-hak rakyat Palestina.
Indonesia akan memanfaatkan forum tersebut untuk mendorong penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, pembukaan akses kemanusiaan, dan pemulihan tata kelola sipil Palestina sesuai hukum internasional dan resolusi PBB.
“Ini adalah peluang penting dan bersejarah untuk mewujudkan perdamaian di Gaza,” ujar Presiden Prabowo usai penandatanganan.
Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi global serta konsistensinya dalam memperjuangkan perdamaian dan kemanusiaan.
Prospektus Stablecoin bagi Masa Depan Mata Uang Digital Oleh :…
Mungkinkah Gempa Doublet Venezuela Merembet ke Indonesia? Oleh : Dede…
Pandangan Richard Wolff terkait Hak Rakyat dalam Pemilu Liberal Oleh…
Jika Sedang di Ujung Lelah, ISTIRAHAT-LAH Oleh : Dede Farhan…
Penemuan Planet Bumi Baru Berdasarkan Teleskop Antariksa James Webb Oleh…
Keadilan Sosial dan Sisa Keserakahan Kaum Modal Oleh : Dede…