By mety6111 - 05 April 2026 | 05:47 WIB | 10 Views
Seoul — Dalam kunjungan kenegaraan ke Republik Korea pada 2 April 2026, Presiden Prabowo Subianto menghadirkan nuansa berbeda lewat diplomasi “anabul” yang mencuri perhatian Presiden Republik Korea, Lee Jae-myung. Momen hangat ini menjadi salah satu sorotan dari rangkaian agenda resmi yang digelar di Blue House.
Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung akrab, Presiden Lee secara khusus menyinggung perhatian publik Korea terhadap unggahan Presiden Prabowo tentang anjing dan kucing peliharaan (“anak bulu” atau anabul). Sapaan hangat itu memancing tawa ringan di tengah suasana pertemuan yang sarat agenda strategis kedua negara.
Presiden Prabowo merespons dengan antusias dan menyampaikan bahwa perhatian terhadap hewan peliharaan adalah bagian dari nilai kasih sayang yang universal. Ia menilai, kedekatan emosional manusia dengan hewan dapat menjadi medium diplomasi budaya yang positif.
Pada kesempatan itu, kedua pemimpin juga membahas penguatan kerja sama strategis mencakup pertahanan, industri, teknologi, dan peningkatan investasi. Meski agenda pertemuan bersifat formal dan berkepentingan besar bagi masa depan hubungan Indonesia–Korea, momen diplomasi ringan ala “anabul” justru menjadi penambah kehangatan dan mempererat kedekatan personal kedua kepala negara.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Seoul menegaskan keseriusan Indonesia memperkuat hubungan bilateral, sekaligus menunjukkan sisi humanis diplomasi modern yang dapat mendekatkan pemimpin tanpa mengurangi bobot agenda geopolitik yang tengah dibahas.
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Silaturahmi bukan sekadar tradisi sosial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Demokrasi kapitalis kerap dipromosikan sebagai…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ruang fikir adalah anugerah paling…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Dalam dinamika kekuasaan, loyalitas politik…
Jakarta — Instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto agar pasukan…