By mety6111 - 05 April 2026 | 02:51 WIB | 28 Views
Seoul — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung pengumuman dan pertukaran sepuluh nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Indonesia dan Republik Korea dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu, 1 April 2026.
Pertukaran MoU tersebut menjadi langkah konkret dalam memperdalam kemitraan strategis kedua negara yang terus berkembang dan berorientasi jangka panjang. Kesepuluh MoU mencakup sejumlah sektor prioritas, mulai dari ekonomi, energi, digital, kesehatan, hingga industri masa depan.
Daftar lengkap 10 MoU yang ditandatangani meliputi:
Pemerintah menegaskan bahwa rangkaian kesepakatan ini merupakan komitmen kuat kedua negara dalam membangun masa depan yang tangguh, inklusif, serta berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat daya saing industri, mendukung transformasi ekonomi berbasis teknologi, serta meningkatkan ketahanan energi dan inovasi.
Penguatan hubungan ini juga menempatkan Indonesia dan Korea Selatan sebagai mitra strategis yang saling melengkapi dalam menghadapi tantangan global. Pemerintah optimistis bahwa kesepuluh MoU tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara dan memperkokoh arah kerja sama jangka panjang.
Prospektus Stablecoin bagi Masa Depan Mata Uang Digital Oleh :…
Mungkinkah Gempa Doublet Venezuela Merembet ke Indonesia? Oleh : Dede…
Pandangan Richard Wolff terkait Hak Rakyat dalam Pemilu Liberal Oleh…
Jika Sedang di Ujung Lelah, ISTIRAHAT-LAH Oleh : Dede Farhan…
Penemuan Planet Bumi Baru Berdasarkan Teleskop Antariksa James Webb Oleh…
Keadilan Sosial dan Sisa Keserakahan Kaum Modal Oleh : Dede…