By mety6111 - 12 March 2026 | 03:54 WIB | 8 Views
Medan, Sumatera Utara – 11 Maret 2026 — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemulihan UMKM inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas dan perempuan yang terdampak bencana di Sumatera Utara.
Menteri Maman memberikan motivasi dan penguatan kepada pengusaha inklusif di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan. Ia menjelaskan bahwa pemulihan UMKM inklusif dilakukan melalui ekosistem usaha yang berkeadilan, mencakup legalitas usaha, peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, pemasaran, hingga kemitraan dalam rantai pasok.
Berdasarkan data Kementerian UMKM, pengusaha disabilitas di Indonesia mencapai sekitar 4,76% dari total UMKM, atau setara 1,3 juta pengusaha, sementara 64,5% UMKM dimiliki perempuan. Pascabencana akhir 2025 di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kelompok pengusaha ultramikro, termasuk disabilitas dan perempuan kepala keluarga, menjadi paling terdampak.
Sebagai langkah nyata, Kementerian UMKM bersama UMKMIndonesia.id menyelenggarakan pelatihan literasi keuangan, kewirausahaan, dan manajemen usaha bagi 300 pengusaha mikro inklusif dari Medan, Deli Serdang, dan Binjai. Setelah pelatihan, peserta akan mengikuti proses kurasi untuk mendapatkan pendampingan intensif dan peluang kemitraan usaha.
Selain pelatihan, program #KitaJagaUsaha menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp1 juta dan paket sembako kepada 100 pelaku UMKM miskin atau disabilitas, bekerja sama dengan Baznas dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Program serupa akan diperluas ke Aceh dan Sumatera Barat.
Menteri Maman menambahkan, pemerintah juga menghadirkan Klinik UMKM Bangkit untuk membantu pengusaha memperoleh akses pembiayaan, meningkatkan proses produksi, dan memperluas pemasaran. Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 2 Tahun 2026 turut memberikan kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM terdampak bencana.
Para penerima manfaat, termasuk Uhwaina Lubis dan komunitas Difabelpreneur, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung pengembangan usaha UMKM difabel.
“Kami berharap UMKM mikro dapat bangkit kembali, diringankan bebannya, dan mengembangkan usaha seperti sebelum bencana,” ujar Menteri Maman.
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap perkembangan pesat…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…