By mety6111 - 09 March 2026 | 23:06 WIB | 13 Views
Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi serta memperkuat kemandirian nasional di sektor pangan dan energi. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia yang digelar secara hybrid dari Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (9/3/2026).
Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar. Oleh karena itu, pengelolaan kekayaan tersebut harus dilakukan secara lebih baik dan bertanggung jawab demi kepentingan rakyat.
“Kekuatan dan kekayaan kita yang luar biasa harus kita kelola dengan lebih baik dan kita kendalikan dengan lebih baik. Untuk itu, saya tegaskan kembali bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat,” ujar Presiden.
Menurut Presiden, praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, serta kolusi dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menyebabkan kebocoran keuangan negara. Kondisi tersebut berpotensi melemahkan kemampuan negara dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana maupun krisis global.
“Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, dan kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal menyebabkan kebocoran negara. Akibatnya, kekayaan yang seharusnya bisa kita gunakan untuk menghadapi berbagai tantangan justru hilang,” tegas Presiden.
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya memperkuat kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri. Berdasarkan berbagai data dan potensi yang dimiliki, Presiden menyatakan optimisme bahwa Indonesia mampu keluar dari berbagai tantangan global dengan kondisi yang lebih kuat.
“Saya sudah mempelajari angka-angka dan data kekayaan kita. Saya yakin setiap hari kita akan menjadi lebih kuat dan mampu keluar dari berbagai krisis dalam keadaan yang lebih makmur, lebih produktif, dan lebih mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya kemandirian di sektor pangan dan energi sebagai fondasi utama ketahanan nasional. Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, telah menjadi prioritas utama.
“Di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian, swasembada beras menjadi sangat penting karena beras adalah makanan pokok rakyat kita. Kita juga sedang bergerak menuju kemampuan memenuhi kebutuhan protein nasional,” ungkap Presiden.
Selain pangan, Presiden juga menegaskan bahwa kemandirian energi, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), merupakan agenda strategis yang terus diperjuangkan pemerintah.
“Masalah BBM juga sudah bertahun-tahun saya perjuangkan agar kita mencapai swasembada energi,” pungkas Presiden.
Wahyudi PramonoDosen Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara Jakarta Dunia…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap perkembangan pesat…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial…