By mety6111 - 24 February 2026 | 16:46 WIB | 10 Views
Diplomasi ekonomi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan kerja ke Washington D.C., Amerika Serikat, menghasilkan capaian konkret berupa penurunan tarif perdagangan hampir 50 persen, dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangannya kepada awak media di Washington D.C., Jumat (20/02/2026). Ia menegaskan bahwa penurunan tarif tersebut merupakan bagian dari perjanjian yang telah ditandatangani langsung oleh kedua kepala negara.
Menurut Seskab, kesepakatan itu menjadi langkah signifikan dalam memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat. Selain penurunan tarif umum menjadi 19 persen, perjanjian tersebut juga memberikan fasilitas tarif nol persen untuk 1.819 produk unggulan Indonesia, khususnya di sektor pertanian dan industri strategis seperti kopi, kakao, minyak kelapa sawit, serta semikonduktor.
Seskab menjelaskan bahwa momen penandatanganan berlangsung di sela agenda Inaugural Meeting Board of Peace yang dihadiri lebih dari 15 kepala negara dan kepala pemerintahan. Dari seluruh pemimpin yang hadir, Presiden Prabowo disebut menjadi satu-satunya kepala negara yang melaksanakan pertemuan bilateral langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Usai penandatanganan, kedua pemimpin melanjutkan pembahasan dalam pertemuan tertutup selama kurang lebih 30 menit. Sejumlah isu strategis dibahas dalam suasana konstruktif dan produktif, termasuk peluang peningkatan kerja sama ekonomi ke depan.
Pemerintah berharap kesepakatan ini membuka ruang lebih luas bagi ekspansi produk nasional ke pasar global serta memperkuat posisi Indonesia dalam arsitektur ekonomi internasional. Diplomasi langsung di tingkat pemimpin negara dinilai menjadi faktor penting dalam mengamankan kepentingan ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan global yang kompetitif.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…