By mety6111 - 20 February 2026 | 09:54 WIB | 160 Views
WASHINGTON DC — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memaparkan sejumlah agenda transformasi nasional dalam upaya memperkuat daya saing Indonesia di forum roundtable Business Summit yang digelar di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026).
Dalam sambutannya, Presiden menekankan percepatan digitalisasi pendidikan sebagai salah satu prioritas utama. Pemerintah, hingga akhir Desember 2025, telah mendistribusikan lebih dari 280 ribu layar interaktif pintar ke hampir seluruh sekolah di Indonesia.
“Target saya adalah pada akhir masa jabatan saya, semua ruang kelas di seluruh Indonesia memiliki layar interaktif ini, dengan seluruh silabus sekolah tersedia dalam perangkat lunak yang dapat diakses kapan saja,” ujar Presiden.
Menurut Kepala Negara, digitalisasi ini membuka akses pembelajaran jarak jauh sehingga sekolah-sekolah di wilayah terpencil tetap dapat memperoleh kualitas pendidikan terbaik. Program tersebut disebut sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang dijalankan secara serius dan terukur.
“Saya sangat terkesan karena dengan sangat cepat anak-anak, orang tua, dan guru semuanya antusias terhadap program ini,” katanya.
Di sektor ekonomi, Presiden juga mengungkap pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai langkah konsolidasi aset negara dan percepatan hilirisasi industri. Melalui Danantara, pemerintah memulai 18 proyek hilirisasi pada tahun ini, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai 3 miliar dolar AS.
“Kami bergerak sangat cepat di semua sektor ini. Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar yang menarik, tetapi juga basis produksi dan mitra strategis bagi kawasan,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan komitmen Indonesia terhadap keterbukaan ekonomi, peningkatan infrastruktur dan logistik, penguatan konektivitas rantai pasok, serta transisi energi yang dilakukan secara pragmatis dan berkelanjutan.
“Kami mengejar proyek-proyek yang layak secara ekonomi, dapat dibiayai perbankan, dan mampu memberikan pengembalian jangka panjang,” tandasnya.
Paparan tersebut menegaskan arah pembangunan Indonesia yang cepat namun terukur, modern namun inklusif, serta berorientasi pada penguatan teknologi dan kedaulatan ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Jakarta – Mencermati kondisi sosial-politik yang mulai sedikit memanas, Profesional…
KUBU RAYA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung…
Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman…
Hal Krusial dalam Keselamatan Pelayaran di Laut Indonesia Oleh :…
Strategi Pengamanan dan Perlindungan SDA Laut Indonesia Oleh : Dede…
Pentingnya Menjaga Ketertiban dalam Pemanfaatan Ruang Laut Oleh : Dede…