By mety6111 - 07 February 2026 | 05:23 WIB | 17 Views
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese menandatangani Traktat Keamanan Bersama sebagai langkah strategis memperkuat kemitraan Indonesia–Australia. Penandatanganan tersebut dilakukan usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perjanjian ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk menjaga keamanan nasional sekaligus berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
“Perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing, serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menambahkan, kedekatan geografis Indonesia dan Australia menjadi fondasi penting bagi hubungan bilateral yang dibangun atas dasar saling percaya dan prinsip bertetangga baik. Indonesia, lanjut Presiden, tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan berkomitmen menjalin persahabatan dengan semua pihak.
Sementara itu, PM Albanese menyebut traktat tersebut merupakan kelanjutan dari proses panjang yang telah dibahas sejak pertemuan bilateral di Sydney pada November tahun lalu. Menurutnya, perjanjian ini dibangun di atas fondasi tiga dekade kerja sama pertahanan kedua negara.
“Perjanjian ini mencerminkan persahabatan yang erat, kemitraan, dan kepercayaan yang mendalam antara kedua negara kita,” kata PM Albanese.
Ia menilai penandatanganan traktat ini sebagai momen bersejarah dalam hubungan bilateral, sekaligus perluasan signifikan dari kerja sama keamanan dan pertahanan yang telah terjalin sebelumnya.
Dalam implementasinya, kedua negara akan memperkuat sejumlah inisiatif, termasuk pembentukan posisi baru bagi perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia, pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan bersama, serta perluasan pertukaran pendidikan militer guna membangun hubungan jangka panjang antargenerasi pemimpin militer kedua negara.
Kerja sama ini diharapkan semakin memperkokoh kemitraan strategis komprehensif Indonesia–Australia serta menjaga stabilitas dan keamanan kawasan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…