By mety6111 - 02 February 2026 | 01:48 WIB | 57 Views
Jakarta — Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mempercepat reformasi pasar modal guna memperkuat kepercayaan investor. Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers pemerintah yang dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama jajaran menteri dan pimpinan otoritas sektor keuangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap berada pada jalur yang kuat. Pertumbuhan ekonomi kuartal III tercatat sebesar 5,04 persen dan diproyeksikan meningkat pada kuartal IV, dengan inflasi Desember 2025 sebesar 2,92 persen yang masih berada dalam sasaran APBN.
Dari sisi eksternal, cadangan devisa mencapai USD156,5 miliar atau setara 6,2 bulan impor, sementara defisit fiskal terjaga di bawah 3 persen. Sektor perbankan juga menunjukkan kinerja solid dengan pertumbuhan kredit 9,6 persen, dana pihak ketiga 13,83 persen, dan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 25,87 persen.
Presiden dalam arahannya menekankan pentingnya reformasi struktural pasar modal, termasuk percepatan demutualisasi bursa serta peningkatan likuiditas melalui kenaikan minimum free float menjadi 15 persen sesuai standar global. Pemerintah juga memperketat pengaturan beneficial ownership guna menjamin transparansi kepemilikan.
Pemerintah menegaskan tidak akan mentolerir praktik manipulasi pasar. BEI bersama aparat penegak hukum akan bertindak tegas terhadap pelanggaran yang merugikan investor dan mencederai kredibilitas pasar modal.
Jakarta – Mencermati kondisi sosial-politik yang mulai sedikit memanas, Profesional…
KUBU RAYA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung…
Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman…
Hal Krusial dalam Keselamatan Pelayaran di Laut Indonesia Oleh :…
Strategi Pengamanan dan Perlindungan SDA Laut Indonesia Oleh : Dede…
Pentingnya Menjaga Ketertiban dalam Pemanfaatan Ruang Laut Oleh : Dede…