By mety6111 - 28 January 2026 | 01:49 WIB | 18 Views
Rangkasbitung — Museum Multatuli di Kabupaten Lebak kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Museum Tahun 2025, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan Museum Multatuli sebagai Museum Tipe B. Penetapan tersebut diumumkan pada Kamis (22/1/2026) dan diperkuat dengan sertifikat resmi yang ditandatangani Menteri Kebudayaan RI.
Kenaikan status ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat atas peningkatan kualitas pengelolaan Museum Multatuli, mencakup tata kelola kelembagaan, pengelolaan koleksi, pelayanan publik, hingga peran aktif museum dalam edukasi dan literasi sejarah masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, M. Yosep, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, status Museum Tipe B merupakan hasil kerja kolektif pengelola museum dan berbagai pihak yang konsisten mengembangkan ruang budaya dan pembelajaran sejarah di daerah.
“Alhamdulillah, ini menjadi kabar baik bagi Kabupaten Lebak. Peningkatan status Museum Multatuli menunjukkan bahwa pengelolaan museum terus berkembang dan mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat,” ujar Yosep.
Ia menambahkan, Museum Multatuli tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang diskusi, pembelajaran, serta penguatan identitas budaya. Dengan status baru ini, museum diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata edukatif unggulan di Provinsi Banten.
Ke depan, pengelola Museum Multatuli berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, program edukasi, dan inovasi pameran agar dapat naik ke peringkat museum yang lebih tinggi.
Museum Multatuli sendiri berdiri sejak 11 Februari 2018 di Kota Rangkasbitung, menempati bangunan bersejarah bekas kantor kolonial. Museum ini didedikasikan untuk mengenang sosok Multatuli (Eduard Douwes Dekker) sekaligus mengedukasi publik tentang sejarah kolonialisme dan perjuangan antikolonialisme di Indonesia.
Sejak awal pendiriannya, Museum Multatuli dirancang sebagai pusat literasi sejarah dan budaya. Penetapan sebagai Museum Tipe B menjadi bukti nyata bahwa peran tersebut terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…