By mety6111 - 24 January 2026 | 04:30 WIB | 29 Views
Davos, Swiss — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan peta besar transformasi ekonomi dan pembangunan manusia Indonesia dalam pidato pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Presiden menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya membutuhkan perdamaian dan stabilitas, tetapi juga tata kelola negara yang kuat serta alokasi modal yang efisien.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menjelaskan pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia sebagai instrumen strategis untuk mendorong industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Danantara diposisikan sebagai fondasi kemitraan Indonesia dengan investor global.
“Danantara adalah sovereign wealth fund dengan aset kelolaan senilai satu triliun dolar AS. Bersama Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra yang setara,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia kini tidak hanya dikenal sebagai negara yang stabil, tetapi juga sebagai negara dengan peluang investasi yang semakin terbuka. Melalui Danantara, pemerintah membuka ruang kolaborasi dan pembiayaan bersama untuk pengembangan industri masa depan.
“Dengan Danantara Indonesia, kini Anda dapat menjadi mitra kami. Kami akan berinvestasi dan tumbuh bersama Anda,” ungkap Presiden.
Selain transformasi ekonomi, Presiden Prabowo juga memaparkan kebijakan efisiensi fiskal yang menjadi dasar pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah. Dalam dua bulan pertama masa pemerintahannya, restrukturisasi anggaran negara dilakukan secara signifikan sehingga memungkinkan peluncuran program makan bergizi gratis secara masif.
“Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta makanan untuk anak-anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendiri. Mereka menerima makanan ini setiap hari. Tahun ini kami menargetkan 82,9 juta makanan per hari,” kata Presiden Prabowo.
Di sektor kesehatan, Presiden menegaskan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis nasional merupakan investasi produktivitas jangka panjang, bukan kebijakan populis. Sementara di bidang pendidikan, pemerintah mempercepat transformasi melalui renovasi sekolah serta digitalisasi ruang kelas di seluruh Indonesia.
Menurut Presiden, pembangunan manusia merupakan kunci utama pertumbuhan jangka panjang.
“Saya yakin bahwa sumber daya manusia menentukan pertumbuhan dan keuntungan jangka panjang. Pengembangan sumber daya manusia adalah kunci menuju negara yang makmur dan sukses,” tegas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui perluasan akses pendidikan berkualitas. Upaya tersebut dilakukan antara lain dengan pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin, pengembangan sekolah unggulan, serta penguatan perguruan tinggi berstandar internasional.
“Saya bertekad agar anak dari keluarga termiskin tidak terus menjadi miskin. Mereka harus diberi kesempatan yang sama,” ujar Presiden.
Presiden juga memaparkan strategi pemerataan ekonomi melalui pembangunan koperasi desa, modernisasi kampung nelayan, serta penguatan ekonomi rakyat. Salah satu proyek percontohan modernisasi kampung nelayan di Biak, Papua, disebut telah memberikan dampak nyata.
“Hasilnya sangat menggembirakan. Rata-rata peningkatan penghidupan mereka mencapai 60 persen dari pendapatan tahunan,” tutur Presiden.
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026 menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra global yang stabil, inklusif, dan siap tumbuh bersama, dengan pembangunan manusia sebagai pusat strategi ekonomi nasional.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…