By mety6111 - 25 August 2026 | 13:05 WIB | 28 Views
Jakarta – Mencermati kondisi sosial-politik yang mulai sedikit memanas, Profesional Terpadu Indonesia Raya (Postidar) menilai bahwa situasi tersebut masih dianggap wajar dan normal.
Terlebih rencana Aksi 27 Agustus masih berada dalam koridor. Bagi Postidar, aksi demonstrasi adalah mekanisme dalam menyalurkan aspirasi.
Namun demikian, Postidar memberikan catatan penting bahwa kerja keras pasangan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sudah menunjukkan hasil yang signifikan untuk pertumbuhan.
Menurut Ahmad Kailani, Presidium Postidar, sejak dilantik 20 Oktober 2024 lalu, Prabowo dan Gibran sudah bekerja keras untuk mempersatukan semua kekuatan di dalam negeri. Tidak hanya di dalam negeri, Prabowo juga mencanangkan diplomasi dengan semangat “persahabatan” (friendship) dengan pidatonya “seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak”.
Lalu, apa hasilnya? Satu persatu pohon diplomasi Presiden Prabowo berbuah. Salah satu hasilnya adalah bangkitnya lapangan gas Abadi, di Blok Masela, Maluku yang sempat “mangkrak” selama hampir 30 tahun.
Proyek senilai Rp 350 triliun lebih ini dikelola oleh INPEX, sebuah perusahaan asal Jepang (65%) bersama Pertamina (20%) dan Petronas (15%) yang sukses di lakukan “groundbreaking” oleh Presiden Prabowo awal Juli 2026 lalu.
“Bukti lainnya adalah pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 sebesar 5,6% yang dinilai cukup signifikan”, papar Kailani.
Pentingnya Menjaga Stabilitas Nasional
Menurut Agus Teddy Sumantri, Presidium Postidar, keberlanjutan stabilitas sosial dan ekonomi adalah fondasi utama bagi kemajuan Indonesia.
Karena itu, rencana aksi demonstrasi pada tkurang efektif dan tidak produktif dalam menyampaikan aspirasi pada kondisi saat ini.
Menurut Teddy, Indonesia saat ini sedang berada dalam fase penting growing up-sebuah momentum pertumbuhan ekonomi yang membutuhkan fokus, kerja keras, serta sinergi dari seluruh elemen bangsa.
Di tengah ketidakpastian serta tantangan global yang semakin kompleks, stabilitas nasional menjadi modal utama agar negara kita dapat bersaing dan bertahan di panggung internasional.
Sementara itu, Presidium Postidar yang lain, Sulaiman Haikal mengatakan bahwa dirinya meyakini bahwa tanggal 27 Agustus tidak akan terjadi sesuatu yg bisa menggoyahkan stabilitas negara.
Menurutnya para pelaku ekonomi dan profesional menganggap demokrasi di Indonesia sudah matang dan dewasa.
Haikal juga meyakini rakyat akan senantiasa pasang badan jika ada upaya-upaya yang mencoba memaksakan agenda politik di luar koridor demokrasi dan hukum.
Soroti Pernyataan Budi Arie
Di sisi lain,
dalam salah satu video yang beredar, Mantan Menteri Komdigi dan Ketua Umum Projo menyatakan bahwa “Pemerintahan Prabowo, tidak sampai 2029” dan “percepatan politik”, kemungkinan akan terjadi.
Mencermati pernyataan tersebut, Postidar sangat menyayangkan pernyataan tersebut keluar dari seorang Mantan Menteri seperti Budi Arie.
Bahkan pernyataan tersebut disampaikan di depan Mantan Presiden Joko Widodo.
Presidium Postidar Thurman Simanjuntak tegas menyesalkan pernyataan yang disampaikan Budi Arie.
Pernyataan Budhi Arie berpotensi menimbulkan kegaduhan dan ketidakpastian yang tidak diperlukan masyarakat. Karena itu Pernyataan Budhie Arie tidak dapat dianggap sepele.
”Jika pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Budi Arie, maka dia perlu menjelaskannya secara terbuka dan tidak berlindung semata-mata di balik alasan video terpotong. Publik berhak mendapatkan penjelasan yang utuh.” Tegas Thurman.
”Saat ini yang dibutuhkan Indonesia bukan spekulasi mengenai perubahan politik, melainkan persatuan dan kerja nyata. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap mendukung dan mengawal program-program strategis Pemerintah Presiden Prabowo, khususnya yang menyangkut pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, serta kesejahteraan rakyat.” Jelas Thurman.
Jakarta – Mencermati kondisi sosial-politik yang mulai sedikit memanas, Profesional…
KUBU RAYA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung…
Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman…
Hal Krusial dalam Keselamatan Pelayaran di Laut Indonesia Oleh :…
Strategi Pengamanan dan Perlindungan SDA Laut Indonesia Oleh : Dede…
Pentingnya Menjaga Ketertiban dalam Pemanfaatan Ruang Laut Oleh : Dede…