Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pelabuhan shelter sortir dan pengepakan ikan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam memperkuat ekosistem perikanan rakyat melalui pembangunan fasilitas pendukung yang terintegrasi bagi masyarakat nelayan.
Setibanya di lokasi, Presiden menyusuri area pelabuhan dan shelter tempat para nelayan melakukan aktivitas sortir hasil tangkapan ikan. Kepala Negara juga berdialog langsung dengan sejumlah nelayan yang tengah bekerja di atas kapal.
Dalam suasana hangat dan akrab, Presiden menanyakan berbagai hal terkait aktivitas melaut para nelayan, mulai dari jumlah awak kapal hingga kendala yang dihadapi saat mencari ikan, termasuk persoalan bahan bakar minyak.
Salah satu nelayan, Acon Karim, mengaku senang dapat berbincang langsung dengan Presiden. Menurutnya, Kepala Negara menunjukkan perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan nelayan sehari-hari.
“Beliau menanyakan jumlah awak kapal dan juga soal bahan bakar minyak untuk melaut,” ujar Acon.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Presiden ke kawasan pelabuhan nelayan tersebut.
“Terima kasih Pak Presiden sudah datang ke Pelabuhan Merah Putih,” katanya.
Apresiasi serupa juga disampaikan nelayan lainnya, Brawijaya Kadullah, yang menilai fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih sangat membantu aktivitas masyarakat pesisir.
“Kami berterima kasih karena pemerintah telah menyediakan fasilitas Koperasi Nelayan Merah Putih untuk nelayan di sini,” ucapnya.
Sementara itu, warga lainnya, Tetin Yuli, mengaku bahagia atas kedatangan Presiden ke wilayah mereka.
“Kami masyarakat di sini sangat senang Bapak Presiden datang langsung melihat keadaan kami,” tuturnya.
Peninjauan Presiden di shelter sortir dan pengepakan ikan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sektor kelautan dan perikanan dari tingkat akar rumput. Melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah berharap produktivitas nelayan meningkat sekaligus mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan masyarakat pesisir.