By mety6111 - 29 March 2026 | 22:21 WIB | 6 Views
Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Jepang untuk melakukan kunjungan resmi pada Minggu (29/03/2026). Lawatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama di berbagai sektor antara Indonesia dan Jepang.
Presiden Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 10.35 WIB. Keberangkatan tersebut dilepas oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa kunjungan Presiden ke Jepang memuat sejumlah agenda penting.
“Salah satunya adalah Presiden Prabowo akan melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito,” jelas Teddy.
Selain audiensi dengan Kaisar Naruhito, Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Akasaka Palace, Tokyo. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital.
Setelah menyelesaikan rangkaian agenda di Jepang, Presiden Prabowo dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Republik Korea guna melaksanakan kunjungan resmi berikutnya. Diplomasi ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat peran strategisnya di kawasan Asia Timur.
Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan ke Jepang, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap perkembangan pesat…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…