By mety6111 - 12 March 2026 | 04:24 WIB | 46 Views
Jakarta, 12 Maret 2026 — Kementerian Agama mendukung implementasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) melalui penguatan literasi digital bagi 13 juta siswa dan santri. Program ini mencakup 10,4 juta siswa madrasah, 3,3 juta santri pesantren, serta puluhan ribu siswa sekolah keagamaan lainnya.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa dukungan Kemenag tidak hanya fokus teknis, tetapi juga pada penguatan moral dan etika digital untuk anak-anak agar siap bersentuhan dengan media sosial sesuai usia.
Sejak 2025, Kemenag telah menggelar pelatihan literasi digital untuk 269.495 tenaga pendidik, mengintegrasikan kurikulum etika digital dalam mata pelajaran agama, serta memperkenalkan program “Santri Mahir AI” dan konten edukatif ramah anak.
Kemenag juga memperkuat Madrasah Ramah Anak dan Pesantren Ramah Anak, membatasi penggunaan teknologi digital yang tidak sesuai usia, serta memanfaatkan jaringan penyuluh agama untuk edukasi keluarga.
Melalui langkah ini, Kemenag berharap PP TUNAS berjalan maksimal dan anak-anak Indonesia dapat tumbuh unggul, berakhlak, dan cerdas dalam memanfaatkan teknologi.
Prospektus Stablecoin bagi Masa Depan Mata Uang Digital Oleh :…
Mungkinkah Gempa Doublet Venezuela Merembet ke Indonesia? Oleh : Dede…
Pandangan Richard Wolff terkait Hak Rakyat dalam Pemilu Liberal Oleh…
Jika Sedang di Ujung Lelah, ISTIRAHAT-LAH Oleh : Dede Farhan…
Penemuan Planet Bumi Baru Berdasarkan Teleskop Antariksa James Webb Oleh…
Keadilan Sosial dan Sisa Keserakahan Kaum Modal Oleh : Dede…