By mety6111 - 05 February 2026 | 07:54 WIB | 16 Views
Jakarta – Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengatakan INACRAFT 2026 menjadi pemantik bagi para perempuan pelaku ekonomi kreatif di Banten untuk terus meningkatkan kualitas serta daya saing produk unggulannya.
Menurut Tinawati, ajang pameran kriya terbesar di Indonesia ini merupakan kesempatan besar bagi para womenpreneurs untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk ke tingkat nasional, bahkan hingga mancanegara.
“Mohon dukungan dari masyarakat dan seluruh kepala daerah di Provinsi Banten untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang menyasar ekonomi kreatif,” ujar Tinawati usai menghadiri Opening Ceremony INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026).
Pembukaan INACRAFT 2026 turut dihadiri oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming. Tinawati menegaskan bahwa Dekranasda Provinsi Banten selama ini terus mendorong pengusaha perempuan di sektor ekonomi kreatif untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, hari ini saya menghadiri Opening Ceremony INACRAFT 2026,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa tema INACRAFT 2026, “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, menjadi refleksi penting atas peran strategis perempuan dalam subsektor kriya di Indonesia.
“Perempuan telah menjadi inovator, wirausaha, dan penjaga nilai budaya yang berkontribusi nyata dalam menggerakkan ekonomi keluarga, ekonomi daerah, serta menghadirkan produk kriya yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Teuku juga menyampaikan bahwa subsektor kriya memiliki posisi strategis dalam pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2025 periode Januari hingga November, nilai ekspor ekonomi kreatif didominasi oleh kriya sebagai salah satu kontributor utama.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kriya tidak hanya sebagai ekspresi budaya, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi nasional,” katanya.
Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan INACRAFT 2026 sebagai ruang promosi, edukasi, kurasi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan yang dapat melahirkan lebih banyak womenpreneurs unggul di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Iwan Hermawan menyampaikan bahwa Pemprov Banten turut mengikutsertakan berbagai produk kerajinan khas daerah, seperti batu mulia, tas rajut, aneka rajutan, tas kulit ikan pari, ketapel, anyaman pandan, serta batik Baduy.
Beberapa produk unggulan, seperti tas kulit ikan pari dan anyaman pandan, bahkan telah menembus pasar ekspor ke Malaysia, Singapura, hingga Abu Dhabi.
“Produk-produk yang berada di stan Provinsi Banten Assembly Hall nomor 186–187 merupakan produk dengan pasar potensial. Dalam setiap event
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…