By mety6111 - 28 January 2026 | 02:22 WIB | 26 Views
TANGERANG SELATAN — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie, penguatan SDM dilakukan melalui perluasan program beasiswa serta pembangunan infrastruktur pendidikan yang merata dan modern.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyampaikan bahwa sejak periode 2024 hingga awal 2026, Wali Kota Benyamin Davnie menempatkan pendidikan sebagai prioritas strategis pembangunan.
“Bapak Wali Kota menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM adalah harga mati. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Asep di Ciputat, Selasa (27/1/2026).
Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemkot Tangsel menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada lebih dari 91.000 siswa dari jenjang TK hingga SMP. Selain itu, beasiswa khusus diberikan kepada sekitar 7.500 siswa SMP serta 2.500 siswa dari keluarga kurang mampu sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Pemkot Tangsel juga membuka akses pendidikan bagi warga yang sempat putus sekolah melalui Program Beasiswa Kesetaraan Paket A, B, dan C yang telah diikuti lebih dari 500 peserta. Capaian ini turut mendorong Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7–12 tahun mencapai 99,72 persen.
Di sisi infrastruktur, Pemkot Tangsel telah merevitalisasi sarana dan prasarana di 27 sekolah serta membangun ruang kelas baru di berbagai wilayah. Fasilitas penunjang lainnya juga terus dikembangkan, seperti Alun-alun Kecamatan Ciputat Timur dan 16 Balai Warga yang menjadi ruang interaksi dan pengembangan sosial masyarakat.
Keberhasilan pembangunan SDM ini tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang Selatan yang mencapai 84,81 pada 2025, tertinggi di Provinsi Banten dan masuk kategori “Sangat Tinggi” secara nasional. Prestasi tersebut diperkuat dengan penurunan angka stunting serta pengendalian pengangguran melalui Program D3 (Dilatih, Disertifikasi, Ditempatkan).
“Memasuki 2026, kami fokus pada penguatan digitalisasi pendidikan dan perluasan jaminan kesehatan gratis atau Universal Health Coverage. Pemerintah ingin memastikan seluruh warga Tangsel mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan yang layak,” tambah Asep.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga mencatat pembangunan sanitasi layak di 230 RT, perbaikan rumah warga terdampak bencana, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan 54 Koperasi Kelurahan Merah Putih dan fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi produk UMKM.
“Dengan berbagai program tersebut, harapannya masyarakat Tangerang Selatan memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…