By mety6111 - 28 January 2026 | 02:14 WIB | 19 Views
Serang — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat layanan kedaruratan sosial bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran mobil siaga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang beroperasi selama 24 jam oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi, Selasa (27/1/2026).
Mobil operasional ini disiagakan sebagai sarana quick response pemerintah dalam menindaklanjuti aduan masyarakat serta menangani korban bencana dan musibah sosial di wilayah Kota Serang. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis dan beroperasi penuh selama 24 jam.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menjelaskan, pengadaan mobil siaga UPZ merupakan wujud efisiensi tata kelola pemerintahan melalui kolaborasi strategis, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Mobil UPZ ini digunakan untuk percepatan respons terhadap aduan masyarakat yang mengalami musibah. Layanannya gratis dan siaga 24 jam bagi warga Kota Serang,” ujar Budi usai peluncuran.
Sebagai implementasi awal, mobil siaga UPZ langsung diterjunkan untuk menangani musibah warga yang tenggelam di kawasan bekas galian C, Kecamatan Taktakan. Dalam penanganan tersebut, Pemkot Serang turut bersinergi dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) dalam pemberian santunan kepada keluarga korban.
“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata. Kami menandatangani MoU dan langsung melakukan aksi. Santunan diberikan melalui kemitraan dengan BWA tanpa menggunakan APBD,” tegasnya.
Untuk mendukung layanan yang lebih terstruktur dan responsif, Pemkot Serang juga melakukan penataan mekanisme pengaduan masyarakat. Seluruh layanan aduan yang sebelumnya tersebar kini dipusatkan di Sekretariat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar setiap laporan tercatat dan ditindaklanjuti secara sistematis.
Meski saat ini baru tersedia satu unit armada, Wali Kota Serang optimistis jumlah kendaraan layanan akan terus bertambah seiring dukungan mitra pembangunan. Ke depan, dukungan tambahan armada dari BWA juga diproyeksikan untuk mendukung program prioritas pemberantasan buta aksara melalui gerakan “Serang Mengaji”.
“Kolaborasi dengan berbagai pihak ini sangat luar biasa karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat tanpa membebani keuangan daerah,” pungkas Budi Rustandi.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…