By mety6111 - 25 January 2026 | 05:40 WIB | 24 Views
Jakarta — Prosesi penghormatan terakhir bagi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sempat terhenti setelah Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengalami pingsan di tengah acara, Minggu (25/1/2026).
Upacara yang berlangsung di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu sedianya menjadi momen penghormatan negara atas pengabdian para korban kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Trenggono hadir sebagai pimpinan upacara dan memimpin penyerahan jenazah kepada keluarga. Namun, saat prosesi berlangsung, kondisi kesehatan menteri mendadak menurun hingga membuat acara terhenti sementara. Aparat pengamanan dan tim medis segera melakukan penanganan serta mengevakuasi Trenggono dari lokasi upacara.
Menteri KKP selanjutnya dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab insiden tersebut.
Upacara penghormatan digelar untuk pilot ATR 42-500 Kapten Andy Dahananto serta dua pegawai KKP lainnya, Ferry Irawan dan Yoga Naufal. Ketiganya merupakan korban kecelakaan pesawat yang terjadi di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan.
Peristiwa ini menjadi penanda beratnya suasana duka yang menyelimuti jajaran KKP, sekaligus menegaskan pentingnya perhatian terhadap kondisi fisik dan psikologis para pemimpin negara di tengah tekanan tugas kenegaraan dan tanggung jawab publik.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…