By mety6111 - 24 February 2026 | 16:41 WIB | 5 Views
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Kamis (19/02/2026). Penandatanganan tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia–Amerika Serikat, khususnya di sektor ekonomi dan perdagangan strategis.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik yang dirancang untuk memperluas akses pasar, meningkatkan investasi, serta memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
Menurut Seskab, kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas proses negosiasi yang berlangsung intensif dan progresif dalam beberapa bulan terakhir. Keduanya juga menegaskan komitmen kuat untuk memastikan implementasi perjanjian berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian kedua negara.
Perjanjian ini diharapkan mampu memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan nasional, serta memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap stabilitas dan kemakmuran ekonomi global. Selain itu, kesepakatan tersebut juga dinilai sebagai langkah strategis dalam merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.
Presiden Prabowo dan Presiden Trump turut menginstruksikan para menteri serta pejabat terkait untuk segera menindaklanjuti kesepakatan melalui langkah-langkah teknis dan regulatif. Upaya ini diarahkan untuk membuka fase baru kemitraan strategis Indonesia–Amerika Serikat yang lebih terintegrasi dan berorientasi jangka panjang.
Perjanjian perdagangan timbal balik ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra utama Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik, serta mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan kedekatan kerja sama kedua negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…