By mety6111 - 29 January 2026 | 04:35 WIB | 11 Views
Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Pertemuan tersebut membahas implementasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) nasional, khususnya sektor mineral dan batu bara (minerba).
Usai pertemuan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan SDA yang berorientasi pada kepentingan negara, terutama dalam meningkatkan penerimaan negara secara optimal tanpa mengabaikan keberlanjutan dunia usaha.
“Bagaimana kita memediasi agar pengelolaan sumber daya alam benar-benar berorientasi pada penghasilan negara yang lebih baik, namun tetap bijak terhadap pengusaha,” ujar Bahlil kepada awak media.
Menurut Bahlil, Presiden Prabowo juga mengarahkan Kementerian ESDM untuk segera merumuskan formulasi kebijakan yang tepat dan berkeadilan demi kepentingan nasional jangka panjang. Pengelolaan SDA harus sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yakni untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Arahan Presiden jelas, pengelolaan sumber daya alam harus dikelola dengan baik agar pendapatan negara meningkat dan kesejahteraan rakyat bisa diwujudkan,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Bahlil, akan terus melakukan kajian dan pembahasan lanjutan guna memastikan keseimbangan antara kepentingan negara, dunia usaha, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…