By mety6111 - 20 February 2026 | 15:36 WIB | 4 Views
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/02/2026).
Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungannya membawa agenda strategis, termasuk penyelesaian perjanjian perdagangan besar antara Republik Indonesia dan Amerika Serikat. Ia mengungkapkan bahwa proses negosiasi telah berlangsung intensif selama beberapa bulan terakhir dan menghasilkan kesepakatan solid di berbagai isu utama.
Presiden menyampaikan bahwa perjanjian dagang ini diharapkan menjadi katalis penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. Sejumlah kesepakatan disebut telah ditandatangani, baik di tingkat pemerintah maupun antar pelaku usaha, termasuk pembahasan terkait keseimbangan perdagangan.
Menurut Presiden, kesepakatan tersebut bukan sekadar dokumen formal, melainkan fondasi baru bagi kerja sama jangka panjang yang lebih kuat, setara, dan saling menguntungkan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga menyinggung dimensi historis hubungan bilateral. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak melupakan peran Amerika Serikat dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1949. Dukungan tersebut disebut sebagai bagian penting dari fondasi moral hubungan kedua negara.
Meski Indonesia dikenal dengan tradisi politik luar negeri non-blok, Presiden menegaskan bahwa prinsip tersebut tidak mengurangi komitmen Indonesia untuk menjalin persahabatan erat dengan Amerika Serikat maupun kekuatan besar lainnya. Indonesia, kata Presiden, menghormati semua negara dan berupaya memainkan peran sebagai jembatan serta penyeimbang dalam dinamika global.
Presiden juga menilai situasi dunia saat ini menuntut kolaborasi yang lebih erat di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi yang semakin kompleks. Ia menyambut baik setiap upaya kepemimpinan global yang bertujuan menciptakan stabilitas dan perdamaian internasional.
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di berbagai sektor, mulai dari politik dan perdagangan hingga bantuan kemanusiaan dan perlindungan lingkungan.
Momentum Gala Iftar di Washington DC tersebut menandai babak baru kemitraan strategis Indonesia–Amerika Serikat, yang tidak hanya berlandaskan kepentingan ekonomi, tetapi juga sejarah, nilai bersama, dan visi masa depan yang saling memperkuat.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…