By mety6111 - 04 April 2026 | 23:28 WIB | 8 Views
Jakarta — Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 4 April 2026, ini menewaskan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.
Menteri Luar Negeri Sugiono, setiba di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Tangerang, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para prajurit yang gugur. Ia berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Selain tiga korban gugur, terdapat tiga personel TNI lainnya yang mengalami luka-luka. Menlu menyebut penyebab insiden masih dalam proses investigasi oleh UNIFIL.
Pemerintah Indonesia melalui Perwakilan Tetap di New York telah mengambil langkah diplomatik dengan meminta Dewan Keamanan PBB menggelar rapat luar biasa. Permintaan tersebut disetujui Prancis sebagai penholder isu Lebanon.
“Indonesia mengutuk keras serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan menuntut investigasi menyeluruh,” tegas Menlu Sugiono.
Ia menekankan bahwa pasukan penjaga perdamaian bertugas menjaga situasi damai dan tidak dibekali kemampuan ofensif sebagaimana pasukan tempur. Karena itu, jaminan keamanan menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh personel di lapangan.
Indonesia juga mendorong PBB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan pasukan penjaga perdamaian, khususnya yang bertugas dalam misi UNIFIL.
“Kita ingin memastikan seluruh pasukan perdamaian dapat menjalankan tugasnya dengan aman,” ujar Menlu.
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap perkembangan pesat…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial…
MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial…
Oleh : Dede Farhan Aulawi Ketika perilaku koruptif tidak lagi…