By mety6111 - 27 January 2026 | 03:23 WIB | 23 Views
Phnom Penh, Kamboja — Indonesia menegaskan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kamboja dalam memberantas kejahatan transnasional, termasuk aktivitas sindikat penipuan daring (online scam).
Dukungan ini disampaikan Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, saat melakukan farewell call dengan Presiden Senat/Mantan Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, di Solidarity Palace, Phnom Penh, Senin (26/1). Dubes Santo akan menyelesaikan masa tugasnya untuk memulai jabatan baru sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika di Kementerian Luar Negeri RI.
“Kejahatan lintas negara hanya dapat ditanggulangi melalui kerja sama intensif, baik di tingkat bilateral maupun regional,” ujar Dubes Santo. Sementara itu, Samdech Techo Hun Sen menyebut penguatan pemberantasan sindikat penipuan daring telah menunjukkan hasil positif akhir-akhir ini.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Santo juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kamboja bagi KBRI Phnom Penh dalam memberikan perlindungan kepada Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk penanganan arus kedatangan WNI dari pusat-pusat penipuan daring.
Dubes RI menekankan bahwa hubungan bilateral Indonesia–Kamboja terus menguat, khususnya di bidang ekonomi dan interaksi masyarakat, tercermin dari kunjungan tingkat tinggi termasuk kunjungan Hun Sen ke Jakarta pada Mei 2025.
Sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam memperkuat kerja sama bilateral, Dubes Santo menerima medali The Order of Sahametrei: Maha Maha Sereyvath dari Presiden Senat Kamboja, atas nama Raja Sihamoni.
BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi…
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang…
ABU DHABI – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan…