By mety6111 - 21 April 2026 | 03:44 WIB | 7 Views
Dede Farhan Aulawi menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan lomba memakmurkan masjid di Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pembinaan umat.
Pernyataan itu disampaikan Dede saat dimintai pandangannya oleh awak media di Sukabumi, Selasa (21/4). Ia menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat menunaikan salat. Dalam sejarah peradaban Islam, masjid menjadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, serta penguatan solidaritas sosial masyarakat.
Menurutnya, lomba memakmurkan masjid tidak boleh dipandang hanya sebagai ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kemakmuran masjid terletak pada hidupnya aktivitas keagamaan dan sosial di dalamnya. Masjid yang makmur, kata dia, bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga ramai oleh jamaah, aktif dengan kegiatan pendidikan, serta hadir sebagai solusi bagi persoalan masyarakat.
“Ketika anak-anak belajar mengaji, remaja aktif dalam kajian, orang tua mempererat silaturahmi, dan masyarakat saling membantu melalui program sosial, di situlah makna kemakmuran masjid terwujud,” ujarnya.
Dede juga menilai, sebagai daerah yang dikenal religius, Tasikmalaya memiliki potensi besar menjadikan lomba ini sebagai momentum penguatan peran masjid. Ia mendorong para pengurus DKM, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk terus menghadirkan program-program inovatif, mulai dari majelis ilmu, santunan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Ia turut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci agar masjid tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat kehidupan spiritual dan sosial.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa lomba ini memiliki dampak jangka panjang dalam membangun kedekatan masyarakat dengan masjid. Ketika masjid menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan—anak-anak, remaja, hingga orang tua—maka perannya sebagai pusat peradaban umat akan kembali hidup.
“Lomba memakmurkan masjid di Tasikmalaya bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan moral. Ini adalah upaya menghidupkan semangat kebersamaan dalam membangun rumah Allah. Sebab kemakmuran masjid sejatinya terletak pada hidupnya hati umat yang senantiasa terpanggil untuk beribadah dan menebarkan kebaikan,” pungkasnya.
JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana angkat…
JAKARTA — Setelah lebih dari dua dekade berputar dalam tarik-ulur…
JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turun…
Jakarta, 20 April 2026 — Presiden Prabowo Subianto mulai menekan…